Rabu, 29 April 2015

Diary’s from DIENG PLATEAU bag.3

Minggu, 26 April 2015
            Yeay.. jam 03.15 dibangunin sama bu Isma, cuci muka, sikat gigi ambil jaket, pake sarung tangan terus pake sarung kaki rangkap dua style pagi ini bener-bener kayak orang yang gak kuat sama dingin wkwk, gak lupa ambil hp sama digital camera yang boleh minjem sama sohibah ku Nur Hasanah.


 Oke, udah siap. Tinggal keluar, diluar udah banyak yg nunggu di bis, sekitar 15 menitan menuju parkir bis (karna bis gabisa masuk) kita ngelanjutin trekking santai menuju à Desa tertinggi di Pulau Jawa, Desa Sembungan dan bukit SIKUNIR dengan tinggi 2300 MDPL dan suhu 10o C dengan angin malam yang sangat dingin…

Alhamdulillah, beberapa meter telah kami lewati lalu akhirnya sampai, sebelum subuh kami sudah memulai trekking menaiki bukit sikunir, setelah sampai puncak kami akan sholat, dan ya.. banyak sekali para pencinta ciptaan tuhan yang sama sama ingin melihat sunrise dari bukit ini, tak sedikit juga yang menyerah (gak sampai puncak) karna medannya yang bebatuan dan tanah yg cukup licin, karena gelap. Gaa ada senter atau alat penerangan yg membantu.. kecuali senter2 orang yg lalu lalang. Bu Rusnia, Bu Lela dan Bu Neli (termasuk aku yaa) adalah perempuan yg sampai pada puncaknya, pak Teguh dan Pak Totong yg mewakili bapak guru yang sampai ke puncak, sampai sana kami menunaikan Sholat Subuh, lalu hunting Foto dibeberapa tempat yg menurut saya Indah hehe… 





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

trimiss sudah meluangkan waktu untuk membaca.. kami butuh kritik dan saran nya :) silahkan beri komentar